POLNEP MEWISUDA 1.122 LULUSAN


Direktur : wisudawan harus menjadi agen perubahan di era revolusi industry 4.0

 

Pada kesempatan yang berbahagia ini, mewakili seluruh sivitas akademika Poiteknik Negeri Pontianak, saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan/i lulusan ahli pratama, ahli madya dan sarjana terapan atas keberhasilannya menyelesaikan  studi  di  Politeknik Negeri Pontianak, ujar Direktur Polnep H. Muh. Toasin Asha mengawali sambutannya pada acara wisuda ke-29.
Dia juga berpesan kepada wisudawan, setelah terjun ke dalam masyarakat kiranya dapat mengimplementasikan dan mengamalkan ilmu dan kompetensi yang saudara miliki dalam profesi Saudara masing-masing secara profesional dan penuh tanggungjawab. Saudara-saudara adalah kebanggaan  almamater Polnep. Saudara sebagai alumnus Polnep harus menjadi agen perubahan bangsa ini dengan bekerja keras, tulus dan ikhlas dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan berdisiplin tinggi. Dia juga mengucapkan selamat kepada kedua orang tua wisudawan, karena telah  sukses mengantarkan anak-anaknya menyelesaikan studi di Politeknik Negeri Pontianak.
Direktur mengingatkan kembali kepada para wisudawan, tantangan zaman yang saudara hadapi kedepan sangat jauh berbeda dibandingkan pada masa 5 – 10 tahun yang lalu. Saat ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0 menggantikan era industri 3.0. Era Revolusi Industri 4.0 biasa juga disebut Era Revolusi Digital atau Era Disrupsi Teknologi.

Menghadapi revolusi industri 4.0, kita harus memperkuat literasi lama yang hanya mengandalkan baca, tulis, dan matematika dengan literasi baru, yaitu: Data Literation, Technology Literation dan Human Literation. Literasi Data merupakan kemampuan untuk membaca, menganalisis dan menggunakan informasi dari Big Data dalam dunia digital. Literasi Teknologi merupakan kemampuan untuk memahami sistem mekanika dan teknologi dalam dunia kerja, seperti coding dan Artificial Intellegence (kecerdasan buatan), serta prinsip-prinsip teknik rekayasa. Sedangkan Literasi Manusia merupakan sisi kemanusiaan, komunikasi dan desain kreatif. Ketiga literasi baru ini perlu dikuasai oleh semua lulusan perguruan tinggi. Industri  4.0 membutuhkan  tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam literasi digital, literasi teknologi, dan  literasi  manusia.  
Dijelaskannya, untuk menanamkan dan memperkuat literasi tersebut, maka para dosen dan tenaga kependidikan juga harus meningkatkan kualitasnya, terutama pada skills kepemimpinan dan kerja sama tim, kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru dan tantangan global, serta mempunyai kemampuan entrepreneurship, termasuk penguasaan social entrepreneurship. Dengan penguatan ini saya yakin kita akan mampu melewati tantangan revolusi industri 4.0 karena kita sudah memiliki daya saing yang tinggi.
Lebih lanjut diungkapkannya, industri  4.0  sebagai  fase  revolusi  teknologi  mengubah  cara beraktifitas  manusia  dalam  skala,  ruang  lingkup,  kompleksitas,  dan transformasi dari pengalaman hidup sebelumnya. Manusia bahkan akan hidup  dalam  ketidakpastian  (uncertainty)  global,  oleh  karena  itu manusia harus memiliki kemampuan untuk memprediksi masa depan yang  berubah  sangat  cepat. Untuk menghadapi tantangan zaman ini, para lulusan PT harus memiliki Stock of Knowledge yang tinggi atau hard skills berupa keahlian khusus sesuai bidang keilmuan dan soft skills berupa kemampuan komunikasi, kemampuan adaptasi/fleksibilitas, kerjasama tim (tim work), tingkat kepekaan, motivasi, etika, attitude, serta daya inovasi dan kreativitas yang memadai.
Pada kesempatan itu, Direktur juga menjelaskan bahwa Politeknik Negeri Pontianak sebagai salah satu institusi Pendidikan Tinggi pada jalur Vokasional senantiasa berusaha memposisikan dirinya dalam kompetisi global. Kerjasama dengan berbagai PT dunia telah dan terus dilakukan untuk meningkatkan posisi Polnep sebagai PT berklas dunia (Word Class University).
Tahun ini (2018), insya Allah Politeknik Negeri Pontianak akan membuka kelas internasional (International Classs Program), yang merupakan kerjasama Politeknik Negeri Pontianak dengan Management & Science University (MSU) Malaysia yang akan menyelenggarakan  program gelar ganda (double degree) untuk tingkat D3 dan S1 dan program percepatan (fast track) S2.
Pada tingkat lokal, Polnep juga semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat Kal-Bar. Beberapa Pemda telah melakukan kerjasama untuk meningkatkan IPM dan kualitas sdmnya. Di Kab. Kapuas Hulu telah dibuka PDD Polnep dan tahun ini akan mewisuda mahasiswa angkatan pertama. Di Kota Singkawang bekerjasama dengan Pemda Kota Singkawang menyelenggarakan Akademi Komunitas, dan Insya Allah Tahun ini dengan bekerjasama Pemda Kab.Sanggau akan dibuka PSDKU Polnep di Sanggau. Demikin juga dengan Pemda Kab.Sambas yang mengirim mahasiswa ke Polnep dengan biaya pendidikan dari Pemda Kab.Sambas.
Kerjasama pendidikan yang dilakukan Polnep dengan beberapa Pemda sebagaimana disebutkan di atas adalah merupakan bentuk tanggungjawab Polnep dalam meningkatkan APK (Angka Partisipasi Kasar) PT dengan memperluas akses perguruan tinggi di berbagai pelosok daerah.


Direktur juga menjelaskan, jumlah mahasiswa pada tahun akademik 2018/2019 adalah sebanyak 6.032 mahasiswa yang tersebar pada 8 jurusan dengan 22 program studi. Program studi yang baru menerima mahasiswa baru pada tahun ini adalah program studi   Sarjana Terapan (D4) Administrasi Bisnis Otomotif. Program studi ini merupakan program studi pertama dan satu-satunya program studi yang ada di politeknik negeri seluruh Indonesia.
Sementara jumlah dosen tetap dan tenaga kependidikan yang melayani mahasiswa tersebut adalah: dosen sebanyak 259 org (termasuk dosen tetap non pns), dan tenaga kependidikan sebanyak 230 org. Dan Alhamdulillah pada penerimaan CPNS thn ini, Polnep mendapat formasi CPNS sebanyak 96 orang (91 dosen dan 5 tenaga kependidikan) (merupakan jumlah terbesar 2 di lingkungan Politeknik), juga Insya Allah tahun depan 2019, Gedung Terpadu dalam status KDP akan mendapat alokasi anggaran untuk diselesaikan pembangunannya. Jika gedung terpadu ini selesai berarti masalah lokal (ruang) perkuliahan dapat teratasi. Kita juga sangat bersyukur dengan adanya hibah PEDP yang memberikan bantuan dalam pengadaan peralatan Laboratorium dan bangunan Lab.,khususnya pada prodi TPHP dan BDP. Selain itu, dari dana kontigensi ADB ,Alhamdulillah Polnep juga dipilih (hanya 2 pokiteknik) sebagai penerima hibah untuk memperkuat poros maritim dengan diberikan dana sebesar +-23 M untuk pengadaan simulator bagi prodi teknologi penangkapan ikan. Dengan adanya simulator ini, para lulusan program studi teknologi penangkapan ikan nantinya akan mendapat sertifikat berstandar internasional (sertifikat IMO/International Maritime Organization).
Untuk memperkuat daya saing alumni Polnep dalam memasuki dunia kerja, maka selain ijazah, para lulusan Polnep akan mendapatkan sertifikat kompetensi sesuai dengan skema/bidang keahlian/kompotensi yang ada pada masing-masing program studi yang diikuti dan dinyatakan lulus dalam  ujian kompetensi. Sejak terbentuknya unit Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 Polnep dan telah dilesensi (terakreditasi) oleh BNSP, maka ujian sertifikasi berdasarkan skema yang ada (skema yang sudah terlisensi saat ini ada 11 skema pada jurusan Teknik Sipil dan Jurusan IKP + 13 skema yang sementara dalam proses menunggu lisensi yg tersebar pada 5 jurusan). Sertifikat uji kompetensi yang telah diterbitkan oleh LSP-P1 Polnep pada thn 2017 adalah 67 sertifikat dan pada thn 2018 ini ditargetkan 440 sertifikat.
Total Jurusan yang sudah mengajukan skema pada masing-masing program studinya sebanyak 7 Jurusan. Kedepan seluruh program studi akan terus mengembangkan skema-skema kompetensi sesuai skema dalam SKKNI. Saya atas nama manajemen mengapresiasi atas kerja keras tim LSP-P1 Polnep dan para pimpinan jurusan, para pengelola TUK dan para assesor di jurusaan yang telah bekerja keras sehingga skema-skema yang diajukan dapat terlisensi.     
Keberhasilan yang telah diperoleh sampai saat ini adalah buah dari perjuangan dan kontribusi dari semuah pihak seberapapun kecilnya. Prestasi Polnep adalah hasil kerja kita semua. Untuk itu, atas nama pimpinan dan seluruh sivitas akademika dan karyawan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Kal-Bar, Para Bupati/walikota se Kal-bar dan para pimpinan instansi pemerintah dan swasta yang telah memberikan dukungan dan kerjasamanya. Juga tak lupa kami ucapkan banyak terima kasih kepada segenap Pimpinan UNTAN dan segenap unsur Pimpinan Polnep dari awal berdirinya Polnep sampai saat ini. Dan juga tentunya tanpa kecuali kepada seluruh mahasiswa dan alumni Polnep atas segala bentuk partisipasinya, semoga segala sesuatu yg bapak ibu dan saudara lakukan dan berikan untuk kemajuan dan kejayaan Polnep menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT. Aamiin. Dan semoga Polnep sebagai Pusat Unggulan, Pusat Standar dan Pusat Inovasi dan Kreativitas insya Allah secara perlahan dan pasti akan dapat terwujud.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili staf ahli bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan M. Aminuddin mengatakan bahwa perguruan tinggi harus  mampu mengatasi dinamika, tantangan dan daya saing kedepan. Dan untuk mengatasinya keunggulan yang kompetitif harus dimiliki perguruan tinggi yang dilandasi organisasi yang sehat. Hal ini diharapkan seluruh sumber daya yang ada dapat diarahkan untuk mencapai kemajuan yang signifikan. Dia juga menjelaskan, bangsa kita menjadi bangsa yang cerdas dan mampu bersaing dengan bangsa lainya. Dan untuk mecapai bangsa yang cerdas adalah melalui proses pendidikan yang terencana dan sistimatis serta bekelanjutan. Melalui pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia baik sekarang maupun yang akan datang. Wisuda kali ini menujukkan bahwa Politeknik Negeri Pontianak telah berhasil menyelenggarakan proses pendidikan yang mencipatakan sumber daya manusia yang siap kerja. Dia juga mengingatkan, seorang sarjana harus mampu mengimplemtasikan ilmunya dalam bekerja dan dalam pengambilan keputusan. Di era globalisasi sekarang ini, dibutuhkan manusia yang tangguh dan bermatabat sehingga mampu bersaing ditataran nasional maupun internasional.
Ia juga meningatkan, para wisudawan jangan terpokus semata-mata menjadi ASN. Sumber daya alam di Kalimantan Barat berlimpah dan bagaimana para lulusan perguruan tinggi mampu membaca peluang usaha/bisnis. Dia juga mencontoh, perikanan air tawar maupun air asin sangat melimpah dan apalagi lulusan Politeknik Negeri Pontianak memiliki skill yang cukup termasuk program studi pengolahan hasil perikanan, budidaya maupun teknologi penangkapan ikan. Ini yang semestinya para lulusan bisa memanfaatkan sumber alam yang melimpah di Kalimantan Barat. Dan berharap ke depan banyak pengusaha-pengusaha muda yang mampu menyerap tenaga kerja. Atau, para lulusan membuat kelompok usaha bersama dan itu lebih baik lagi, ujarnya mengakhiri sambutan.
Acara wisuda yang dilaksanakan di auditorium, 20 September 2018 dan pada akhir acara dilanjutkan penandatanganan MoU antara Politeknik Negeri Pontianak dengan PT. Trakindo Utama Pontianak. Pada penandatangan MoU, Direktur Polnep H. Muh. Toasin Asha didampingi Pembantu Direktur IV Utin Nina Hermina dan PT. Trakindo Utama Pontianak oleh Branch Manager Marihot Simamora.
(Erwandi – Pranata Humas Muda)

 


Baca Juga...


POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

  • Address: Jl. Akhmad Yani Pontianak
    78124, P.O BOX 1286
  • Email: kampus@polnep.ac.id
  • Website: www.polnep.ac.id
  • Telp/Fax: +62 0561 736180 / +62 0561 740143

POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

  • Address: Jl. Akhmad Yani Pontianak
    78124, P.O BOX 1286
  • Email: kampus@polnep.ac.id
  • Website: www.polnep.ac.id
  • Telp/Fax: +62 0561 736180 / +62 0561 740143