RIBUAN MAHASISWA POLNEP IKUTI UPACARA HUT RI KE-73


Upacara HUT RI ke-73 yang dilaksanakan dihalaman kampus Politeknik Negeri Pontianak kali ini dihadiri lebih dari 2.000 mahasiswa dan ratusan pegawai. Kondisi cuaca yang diselimuti asap tebal, tidak mengurangi semangat para peserta upacara HUT RI ke-73 dan dengan hikmat seluruh mahasiswa maupun pegawai tetap bertahan sampai selesai upacara dilaksanakan. Dan seluruh pejabat struktural dan non struktural dilingkungan Politeknik Negeri Pontianak ikut hadir.
Direktur Politeknik Negeri Pontianak H. Muh. Toasin Asha menyampaikan amanat Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Dalam awal amanatnya, Menristekdikti mengungkapkan, bahwa di hari yang khidmat ini kami mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk memahami kembali secara utuh Pancasila dan kebhinekaan bangsa, melihat kebhinekaan sebagai sebuah anugerah. Diungkapkannya, saat ini Indonesia banyak dipuji karena stabilitas politiknya, perkembangan ekonominya yang sehat serta prestasi-prestasi yang dicapainya untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Kita semua juga merasa bangga akan prestasi cemerlang pemuda-pemudi Indonesia di berbagai ajang kompetisi internasional di pelbagai bidang. Hal ini sungguh mengagumkan dan memperkuat keyakinan kita akan kekuatan intelektual dan kreativitas putra-putri Indonesia. Inilah “KERJA KITA, PRESTASI BANGSA”, yang akan memperkuat rasa bangga dan keyakinan kita pada Indonesia.
Menristekdikti mengungkapkan, pemanfaatan iptek dan inovasi bagi masyarakat, khususnya pelaku ekonomi dan industri, masih perlu ditingkatkan lagi. Untuk itu, sebagai institusi iptek kita harus terus meningkatkan sinergi dengan pelaku industri dan masyarakat, sehingga iptek dan inovasi memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan bangsa dan menjawab permasalahan bangsa. Ditegaskannya, ke depan, kita masih harus bergulat untuk mengatasi banyak tantangan, diantaranya pemberantasan korupsi, penguatan daya saing, dan revolusi Industri 4.0. Tantangan-tantangan ini tidak boleh menjadi aral semangat kita, karena kita yakin, sepanjang kita bersatu, bergotong-royong, bersungguh-sungguh dan bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja amanah pada bidang tugas kita masing-masing, kita akan mampu menjawab tantangan ini.

                                            
Menghadapi revolusi industri 4.0, kita harus memperkuat literasi lama yang hanya mengandalkan baca, tulis dan matematika dengan literasi baru dalam bidang pendidikan tinggi, yaitu Data Literation, Technology Literation dan Human Literation. Literasi Data merupakan kemampuan mahasiswa kita untuk membaca, menganalisis dan menggunakan informasi dari Big Data dalam dunia digital. Literasi Teknologi merupakan kemampuan untuk memahami sistem mekanika dan teknologi dalam dunia kerja, seperti Coding dan Artifical Intelligence, serta prinsip-prinsip teknik rekayasa. Sedangkan Literasi Manusia merupakan sisi kemanusiaan, komunikasi dan desain kreatif. Ketiga literasi baru ini perlu dikuasai oleh semua lulusan perguruan tinggi di Indonesia. Untuk menanamkan literasi itu, para dosen, guru, maupun tenaga kependidikan juga harus meningkat kualitasnya, terutama pada skills kepemimpinan dan kerja sama tim, kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru dan tantangan global, serta mempunyai kemampuan entrepreneurship, termasuk penguasaan social entrepreneurship. Dengan penguatan ini, saya yakin kita akan mampu melewati tantangan revolusi industri 4.0 dan menjadi salah satu negara yang memiliki daya saing tinggi. Menristekdikti meningatkan, peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, marilah kita terus bekerja untuk membangun riset, teknologi, dan pendidikan tinggi serta menorehkan prestasi-prestasi yang membanggakan untuk memperkuat rasa bangga dan keyakinan kita pada Indonesia. Teruslah bekerja, teruslah berinovasi, teruslah berprestasi.
(Erwandi – Pranata Humas Muda)


Baca Juga...


  • SEMINAR NASIONAL TEKNIK ARSITEKTUR

    Direktur : “Identitas kota perlu mendapat perhatian khusus, terutama kota berbasis air”. Kota berbasis air menjadi salah satu hal utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan perkembangan kota. Pembangunan berkelanjutan tidak terlepas dari dimensi sosial,

  • DIREKTUR MEWISUDA AKADEMI KOMUNITAS SINGKAWANG

    Saya bersyukur PDD Singkawang rintisan Akademi Komunitas Singkawang yang dimulai sejak tahun 2012 telah memasuki tahun ke enam. Tahun ini digelar wisuda ke-4, sejak angkatan 1 hingga ke-4 sudah adan 159 lulusan yang dihasilkan, ujar Direktur Politeknik Negeri Pontianak H. Muh.

  • BANK KALBAR SERAHKAN BANTUAN BEASISWA

    Direktur : “Saya berharap dunia usaha ikut memberikan bantuan beasiswa”Direktur Politeknik Negeri Pontianak H. Muh. Toasin Asha mengatakan bahwa bantuan beasiswa yang diberikan oleh Bank KalBar sangat membantu meringankan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang kurang

  • WORKSHOP REKOGNISI PEMBELAJARAN LAMPAU (RPL)

    Menurut Manajer PEDP Polnep Uray Endang bahwa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk masuk dalam sistem pendidikan formal atau disetarakan dengan kualifikasi tertentu berdasarkan pada pendidikan formal, nonformal, informal

  • DIREKTUR MEMBUKA KEGIATAN AMI

    Pelaksanaan audit sekarang ini kita arahkan agar program studi untuk mempersiapkan borang-borang akreditasi program studi, ujar H. Irawan Suharto WMM mengali laporannya pada pembukaan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI). Diungkapkannya, audit dilakukan guna membantu teman-teman

POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

  • Address: Jl. Akhmad Yani Pontianak
    78124, P.O BOX 1286
  • Email: kampus@polnep.ac.id
  • Website: www.polnep.ac.id
  • Telp/Fax: +62 0561 736180 / +62 0561 740143

POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

  • Address: Jl. Akhmad Yani Pontianak
    78124, P.O BOX 1286
  • Email: kampus@polnep.ac.id
  • Website: www.polnep.ac.id
  • Telp/Fax: +62 0561 736180 / +62 0561 740143